aku menggali memori tentang;
kita
kita telah menarik pena bersama
genggaman tangan mu mencengkram kuat
seakan kau tak ingin lepas
biar ku putar- seraya ku
tidak, kita harus coba bersama- katamu
garis ku menggores keluar dari pola lingkaran
kau tabah memperbaiki
menghapus
dan kembali menggenggam kembali tangan ku
aku menggaris keluar dari pola lingkaran lagi
kau pun masih sangat tabah mengenggam ku
dasar keledai - ketika aku bercermin
aku mencoba mempertahankan pola lingkaran
namun
genggaman ini semakin lemah
kau mulai lelah
seakan lupa cara untuk tabah
aku hanya diam kosong
diam melihat mu merenggangkan genggaman
hingga kini terlepas
tangis ku tak kan mampu mengembalikan genggaman mu
tangis ku pun tak kan mampu menyelesaikan lingkaran ini
sekedar peluk hanya sebagai pemisah
seakan peluk tanda duka bukan bahagia
baik baik lah pria ku
sakit mu telah ku gantikan
doa terbaik untuk mu
kita
kita telah menarik pena bersama
genggaman tangan mu mencengkram kuat
seakan kau tak ingin lepas
biar ku putar- seraya ku
tidak, kita harus coba bersama- katamu
garis ku menggores keluar dari pola lingkaran
kau tabah memperbaiki
menghapus
dan kembali menggenggam kembali tangan ku
aku menggaris keluar dari pola lingkaran lagi
kau pun masih sangat tabah mengenggam ku
dasar keledai - ketika aku bercermin
aku mencoba mempertahankan pola lingkaran
namun
genggaman ini semakin lemah
kau mulai lelah
seakan lupa cara untuk tabah
aku hanya diam kosong
diam melihat mu merenggangkan genggaman
hingga kini terlepas
tangis ku tak kan mampu mengembalikan genggaman mu
tangis ku pun tak kan mampu menyelesaikan lingkaran ini
sekedar peluk hanya sebagai pemisah
seakan peluk tanda duka bukan bahagia
baik baik lah pria ku
sakit mu telah ku gantikan
doa terbaik untuk mu