aku ingin teh leci sore ini

8:28 PM

cara ini terlalu normatif diantara ketidak masuk akalan dari sikap sebab akibat yang kita perbuat

dimana seorang pria harus menjalankan tugas nya sebagai garda terdepan disebuah hubungan dan wanita duduk lemah menjalankan tugas sebagai penunggu yang tabah
tidak. bukan itu yang aku mau
bagaimana kita jalankan tugas kita tanpa intevensi dari sosial preferensi 
bagaimana kita menjalankan program ini layaknya hati mu memilih untuk tinggal dan aku si tabah memilih untuk bertahan 
bagaimana jika yang kamu pilih adalah pilihan yang benar benar layak dan aku bertahan pada jaring kuat yang tepat 
yang berumpama mari kita jadikan nyata
yang ber angan mari kita jadikan berhala agar layak disembah

teori ini tidak akan menemui hipotesa yang pasti 
mereka masih menunggu kelemahan mu dari perbuatan masa lalu
yang masih teringat jelas adalah puisi puisi tak bertuan yang kubuat ribuan tahun lalu 
dan voila! tuan itu datang ketika generasi telah menemukan matahari
aku pantas disebut megantropus paleojavanicus entah apalah penulisannya aku tidak begitu peduli
yang aku peduli aku telah menemukan logam dari ribuan tahun yang aku cari
si logam yang menjadikan tuan disetiap kata kata ku yang tidak mampu kau serap 
terlalu beremeh temeh untuk membentuk logam itu menjadi panci, cangkir, keris dan apapun itu aku tidak peduli
yang aku peduli hanya si tuan yang membuat segalanya menjadi berbentuk dan memiliki fungsi 
tapi apakah cangkir itu mampu membuatkan ku teh leci atau menampung segala reaksi kimia yang terjadi didalam pikiran dan perasaaan ku berupa air mata
atau kamu telah menyiapkan  logam yang sesungguhnya bukan bahan utama untuk membuat cangkir untuk segelas teh leci sore itu

ah apapun itu aku tidak peduli
yang aku peduli hanya aku adalah seorang manusia purba yang menulis puisi ribuan tahun demi segelas teh leci nikmat dari mu sore ini 

You Might Also Like

0 comments

Subscribe