#15 Untuk Pria Di Seberang Jalan

10:24 PM


Lamunan ku terhenti seketika
Harum mu menyisakan luka yang seakan tak ingin ku ingat
Sesosok Pria ku dulu
Yang aku bahkan tak ingat namanya
Kau Pria diseberang jalan
Langkah mu pasti tanpa henti
Ego ku tak goyahkan maksudmu

“aku datang” katamu
Aku diam

“aku membawakan sesuatu yang kamu sangat suka” senyum mu indah
Aku masih diam

“aku menyisakan humor yang membuat mu tergelak”  tawa mu bahagia
Aku masih tetap diam

“aku akan memelukmu malam ini” ingin mu tak tertahan
Aku membeku

“tak cukup kah ini semua?” pinta mu

Aku diam sekarat
Seakan kedua utusan Tuhan mengulurkan tangannya padaku
Aku tak beranjak
Seakan kaki ini disalib menyerupai Yesus
Aku masih dingin
Seakan matahari bodoh untuk bersinar
Aku masih diam
Seakan seisi bumi bisu menyeluruh

“jangan pergi” teriakku tak terdengar
Diiringi langkah sepatu kulitmu menjauh

Tak tertahan

You Might Also Like

1 comments

  1. Puntenan iyeuh teh... Jangan Pergi nuk mana iyeuh
    Ceuna Eceu Sheila Madjid tah Abdul Madjid? Ceuna Bunga nuwk ayak si Galang Rambu ogeh teh sarua sadayana

    muhun pisan

    ReplyDelete

Subscribe