Mengapa Memilih Friend With Benefit ?
5:05 AM
Jamie, seorang art director untuk sebuah majalah berencana
utuk merekrut Dylan untuk bekerja bersamanya di majalah GQ. Pun memaksa Dylan
untuk pindah dari Los Angeles ke New York dan hanya Jamie satu satu nya teman
yang dimiliki Dylan hanyalah Jamie. Hingga mereka terjebak kedalam sebuah
hubungan yang keduanya diuntungkan satu sama lain. Friend With Benefit.
Pertemanan dengan keuntungan. Entah siapa yang diuntungkan hingga pada akhirnya
salah satu pihak memiliki perasaan ke pihak lain. Jamie yang diperankan Mila
Kunis dan Dylan yang diperankan oleh Justin Timberlake adalah sosok diperankan mengalami
fenomena pertemanan dengan keuntungan yang diangkat ke film layar lebar.
Sesungguhnya fenomena ini sudah banyak terjadi di sekitar kita.
Teman dengan keuntungan biasanya di lakukan oleh orang orang
yang hanya menginginkan hal tertentu dari orang lain tanpa harus terlibat
status apalagi perasaan. Biasanya tidak jauh dari seks dan segala tetek
bengeknya. Teman jalan, teman nonton, teman tidur, fuck buddy dan segala jenis
alias dari pelaku friend with benefit ini. Pun berharap tidak ada yang
dirugikan akan teman dengan keuntungan. Beberapa hal yang harus diketahui tentang
Friend With Benefit :
1.
Lack of commitment
Orang-orang yang terlibat dalam fwb
biasanya tidak begitu membutuhkan status ataupun eksistensi pada pasanganya. Mereka tidak membutuhkan
fancy dinner atau sekedar mengajak pasangannya untuk ke bioskop yang pada
dasarnya hanya berujung ke ranjang. Karena
mereka hanya membutuhkan benefit yang dinginkan oleh kedua belah pihak. Komunikasi
terbuka adalah hal utama yang diinginkan para fwb-ers ini .
2.
Tidak ingin terikat
Komitmen dan status adalah 2 hal yang
sangat ditakuti oleh pelaku fwb. Bahkan adapula yang menjalani fwb namun
memiliki pasangan. Alasan yang mendasar karena tidak puas atau bosan dengan
pasangannya. Bahkan lebih gila nya banyak yang melakukan fwb dan diketahui oleh
pasangan.
3.
Fun
Who doesn’t wanna have fun ? Who doesn’t want
sex without being attached ? but don’t forget safety is a must. Do not take any
risk.
Walaupun terdengar gila namun ini adalah fenomena yang benar
benar terjadi di masyarakat. Tidak hanya pria dan wanita tetapi yang sejenis
pun menikmati pertemanan dengan keuntungan. So yeah. Friend with benefit will ended up with
feeling. It’s true
2 comments
halo resta! :)
ReplyDeletetulisan bagus, by the way gua pengen tahu deh. kenapa bisa di salah satu pihak yang berakhir dengan menggunakan perasaan yaah?
hallo .. thank you for stopped by :)
Deleteada beberapa kemungkinan kenapa bisa berakhir dengan perasaan salah satunya sudah menemukan kenyamanan dan takut tidak bisa menemukan orang lain yang sama dengan partner fwb.
semoga membantu hehe :)))