do not make any promise that u cant keep

3:31 AM

Sekira nya janji adalah sebenar benarnya petuah yang harus ditepati. 
Sosial media sejati nya adalah mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Kita dengan mudah bertegur sapa melalui tulisan dengan yang jauh disana tapi justru mengindahkan mereka yang terdekat. Nggak percaya ? Coba kalau lagi hangout bareng teman-teman lebih intim mana pembicaraan kalian atau penetrasi antara mata dan layar handphone.

Orang-orang begitu mudah membuat janji kopi sepulang kantor atau hangout di weekend hanya dengan menghubungi mereka melalui instant messaging. Cukup pilih kontak dan ketik " hey, coffee tonight? atau hari hari sesuai kesepakatan.

Semudah itu membuat kesepakatan dan semudah itu melanggar janji. Lebih miris lagi ketika merencanakan jauh jauh hari namun di hari bertepatan yang bersangkutan berhalangan hadir dengan 1001 macam alasan. Jempol kesandung meja lah, tiba iba hujan salju di jalan, atau tukang batagor langganan nya lagi pulang kampung. Apapun asal membatalkan janji.

Miris adalah  ketika telah bersusah payah mengatur agenda dan meluangkan waktu tapi batal karena satu atau dua babi liar yang seenak buntut membatalkan janji. Atau tipikal orang kita yang selalu"ah udah lah masih ada lain waktu" atau "dia mah selow kok orangnya gak akan marah kalo hari ini gak jadi" dan segala pernyataan omong kosong yang justru memperburuk stigma yang sudah ada.

Seringkali rencana dadakan lebih mujarab dari pada yang direncanakan. Tentu saja tanpa pertimbangan matang dan seadanya. Perbincangan tak tentu arah dan penetrasi mata dengan layar gadget adalah setimpal dengan apa yang membuat mendadak. membayangkan jadi orang sombong dan sibuk tentu saja menyenangkan. Tidak perlu berbasa basi untuk menghadiri pertemuan dan hanya cukup bilang " Maaf saya gak mau buang buang waktu dengan anda lagi, waktu saya kali ini tidak mau terbuang sia-sia lagi"

Saya sedang kesal.
Sekian.



You Might Also Like

0 comments

Subscribe